Awasi akses proteksi flashdisk
Panduan bisnis internet:
USB Flashdisk atau yang lebih kita kenal sebagai flashdisk saja, merupakan salah satu sarana penyimpanan data yang cukup dikenal masyarakat. Kalau dulu orang hanya menggunakan floppy disk (disket) atau CD sebagai alat penyimpan, dengan adanya flashdisk tersebut sangat membantu sekali, dengan ukuran yang beraneka ragam mulai dari 128Mb sampai yang paling canggih mungkin sekarang sudah mencapai 20GB. Dan ini akan meningkat terus ukuranya seiring dengan kemajuan tehnologi
Dari segi kegunaan, sudah tentu semakin kecil alat tersebut semakin gampang dan berguna sebagai alat penyimpanan data. Baik untuk digunakan untuk menyimpan gambar,dokumen,mp3, bahkan sudah bisa menjalankan Windows Vista melalui alat kecil tersebut. Tetapi kegunaan tersebut ada beberapa teman-teman kita digunakan untuk penggadaan file-file perusahaan yang akan digunakan untuk kepentingan pribadi, dan ada kemungkinan lainya yang lebih gawat yaitu untuk penyebaran virus melalui media tersebut, tapi yang saya tau sih yang paling sering ya buat ngopy film gituan, iya kan…
Sering kita dengar bahwa flashdisk dicurigai sebagai penyebar virus no.2 sehingga pemilik komputer “alergi” jika komputer mereka dimasuki oleh flashdisk yang tak dikenal. Dan itu ada benarnya karena metode penyebaran virus lokal mayoritas mengandalkan infeksi melalui USB flashdisk. Seperti virus KESPO yang merusak semua file .doc.xls,.dbf dan lain sebagainya. Dan teknik supaya virus tersebut otomatis dijalankan komputer ketika flashdisk dicolokan adalah di dalam flashdisk ada beberapa file yang mengandung unsur rutin yang menjalankan virus seperti autorun.inf dan sebuah file lain (virus) yang akan dijalankan oleh perintah dari autorun.inf tersebut.
Sekarang bagaimana flashdisk agar tidak bisa digunakan sebagai alat penyebaran virus atau penggandaan data oleh orang lain. Seperti cara mencegah virus dengan Group Policy (gpedit.msc)
1. Klik menu Start
2. Klik Run
3. ketik gpedit.msc
4. Pilih Administrative Templates pada menu Computer Configuration
5. Klik pada View kemudian pilih filtering
6. Klik Un-select pada check box untuk mematikan pilihan “Only show policy setting that can be fully managed” dan kemudian klik Ok
7. Klik kanan pada menu Administrative Templates, pilih Add/Remove Template
8. Pastikan bahwa file write_protect_removable_drives.adm ada pada direktori C:windowsinf. Jika tidak ada anda bisa mencarinya di Google lalu mendownloadnya.
9. Kemudian anda klik tombol Add, pilih file write_protect_removable_drives.adm,klik tombol open
10. Kalau berhasil maka akan nampak file write_protect_removable_drives.adm tersebut. Klik tombol Close untuk mengakhhiri sesi tersebut
11. Setelah Close maka akan muncul menu baru dengan nama “Custom Policy Setting” dengan sub menu “Write protection” dengan status Disable
12.Klik dua kali pada Write Protect USB Removable Drive. Akan nampak Write Protect USB Removable Drive Properties. Pada tab setting pilih ENABLED dan statusnya anda rubah menjadi ON. Klik Apply, dan untuk mengakhiri klik Ok
13. Kalau berhasil maka statusnya akn berubah menjai Enable. Untuk mengakhiri klik File >> Exit
Wah, panjang juga caranya ya…tapi yang penting kan Flashdisk kita aman akan Virus dan penggandaan barang eh file.
Keyword Masuk:
membuka proteksi flashdisk, cara menghilangkan proteksi pada flashdisk, proteksi flashdisk, membuka proteksi flash disk, menghilangkan proteksi flashdisk, CARA MENYIMPAN DOKUMEN KE FLASHDISK, cara membuka proteksi flashdisk, cara menghilangkan proteksi pada flash disk, cara buka proteksi flashdisk, cara membuka flashdisk yang di protect, proteksi flashdisk agar write only, cara untuk membuang proteksi dari flashdisk, menghilangkan proteksi pada flash disk, Flashdisk Menu, untuk mmenghilangkan proteksi pada flash disk, buka proteksi flash disk, menghapus write protected, menghapus protect dalam flashdisk
Flashdisk, Komputer, Tips & Trik, Tutorial, Data, Komputer, Proteksi, Software
Lowongan Kerja:
Subscribes
Label
-
2012 Antivirus Aplikasi Backlink Badai matahari Blog Browser Domain Download Facebook File Firefox Folder Google Gratis Handphone Hosting Install Internet Kiamat Komputer Mempercepat Misteri Nibiru Nokia Pagerank Plugin Search Engine Seo Situs Software Tampilan Tema Terbaik Tips Trik Virus Website Windows Windows 7 Windows Seven Windows Vista Windows XP Wordpress Yahoo
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck and Luke Morton requires Flash Player 9 or better.
Posting Terakhir
-
- Badai Matahari 2011 Dijadikan Isu Kiamat
- Penemuan sungai di dalam laut
- Tips Mempercepat Proses Komputer Kita
- Mempercepat akses Start Menu pada Windows XP
- Download Opera 10.50 Final
- Cara menginstall tema Windows 7
- Cara menghapus watermark Windows 7
- Google Chrome versi 5 telah keluar
- Mempercepat proses shutdown Windows 7
- Cara mempercepat booting Windows 7
Top Commentators
-
Ek4zone (2)
abie inest (1)
ahmad munawir (1)
aisya angel (1)
albani (1)
Anas (1)
Bisnis Simpel di Internet (1)
choliz (1)
delta arif (1)
Eqo Ruby (1)
Services
Cari Artikel
Arsip
-
- March 2010 (5)
- February 2010 (12)
- January 2010 (10)
- December 2009 (16)
- November 2009 (10)
- October 2009 (10)
- September 2009 (10)
- August 2009 (11)
- July 2009 (10)
- June 2009 (10)
- May 2009 (11)
- April 2009 (11)
- March 2009 (11)
- February 2009 (11)
- January 2009 (11)
Posting Acak
-
- Cara menginstall tema Windows 7
- Download Opera 10.50 Final
- Mengoptimalkan Mozilla Firefox menggunakan Firetune
- Indonesia masuk 10 besar situs Phising
- Mempercepat akses Start Menu pada Windows XP
- XWindows Dock - OS X Dock untuk Windows
- Plugin Wordpress terbaik
- Internet gratis Three dan Opera Mini
- Pengertian proxy server
- Username dan Password NOD32 Antivirus
Komentar Terakhir
-
- hapsari on Mengembalikan file yang terhapus dengan Recuva
- abie inest on Mengoptimalkan Mozilla Firefox menggunakan Firetune
- hhh on Cara membuat website di 000webhost.com
- hery prasetio on Tukar Link
- fitria on Penemuan sungai di dalam laut
- albani on Penemuan sungai di dalam laut
- Pei_Faqot on 10 Antivirus terbaik tahun 2010
- choliz on Cara mengubah tampilan Facebook


No Comment
Tinggalkan Komentar